Close Menu
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

29 Mei 2026

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

29 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 30 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
POJOKMETRO
Home»Lifestyle»Umur 15 Tahun Sudah Cuci Darah, Minuman Manis Kemasan Bikin Gagal Ginjal
Lifestyle

Umur 15 Tahun Sudah Cuci Darah, Minuman Manis Kemasan Bikin Gagal Ginjal

IndrawanBy Indrawan14 Agustus 2025
Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn
Ilustrasi prosedur cuci darah.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Jakarta – Viral di media sosial seorang pemuda menceritakan kisahnya yang harus rutin menjalani cuci darah di usia 15 tahun karena mengidap gagal ginjal kronis. Pemicu penyakitnya itu disebut-sebut karena hobi mengonsumsi minuman berpemanis dalam kemasan.

“Bagi kamu yang saat ini jarang minum air putih dan lebih sering minum minuman kemasan atau minuman bersoda, hati-hati ginjal kamu bisa rusak seperti saya dan harus cuci darah,” demikian narasi yang beredar dalam video yang viral di media sosial itu.

Penyakit ginjal kronis (PGK) adalah kondisi ketika ginjal rusak dan tidak dapat menyaring darah secara efektif, sehingga menyebabkan penumpukan limbah dan cairan berlebih di dalam tubuh. Penyakit ginjal kronis ditandai dengan kerusakan ginjal secara bertahap, seringkali berlangsung bertahun-tahun.

Tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi adalah tiga faktor risiko umum penyakit ginjal kronis.

Data Survei Kesehatan Indonesia menunjukkan lebih dari 50 persen anak-anak usia 3-14 tahun mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali sehari. Kebanyakan mengonsumsi minuman manis erat kaitannya dengan penyakit diabetes atau gula darah tinggi.

Kadar glukosa darah yang tinggi meningkatkan tekanan di dalam sistem penyaringan yang rapuh di ginjal (glomerulus), sehingga menyebabkan kerusakan yang semakin parah pada filter tersebut. Kerusakan ini menyebabkan tekanan darah tinggi, kebocoran protein ke dalam urine, dan dalam jangka panjang, dapat menyebabkan kerusakan ginjal progresif dan akhirnya gagal ginjal.

Menurut spesialis penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi dr Aida Lydia, SpPD KGH, penyakit diabetes memicu kerusakan pada pembuluh darah. Salah satunya, yakni pembuluh darah halus yang berada di ginjal.

“Diabetes itu juga merusak pembuluh darah. Ya (gula berlebihan berbahaya untuk ginjal). Karena itu tadi dibilang salah satu penyebab gagal ginjal terbanyak adalah diabetes dan hipertensi,” kata dr Aida kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Meski penyebab gagal ginjal kronis sangat multifaktor, gaya hidup berperan.

Dokter spesialis urologi dr Nur Rasyid, SpU menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis, terutama yang mengandung gula buatan (artificial sweetener), sejak usia muda, sangat memengaruhi metabolisme tubuh.

Ketika metabolisme tubuh terganggu, penyakit seperti diabetes dan hipertensi lebih mudah terjadi, yang pada akhirnya bisa merusak ginjal.

“Hidup yang tidak sehat menyebabkan metabolisme tidak normal. Ini yang membuat orang bermasalah dengan gula dan tekanan darah,” jelas dr Nur Rasyid.

(wan/bbs)

gagal ginjal minuman kemasan manis
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp LinkedIn

Related Posts

‘Biang Kerok’ Gen-Z Mulai Keluhkan Tanda Awal Kerusakan Jantung

17 Mei 2026

Gaya Memimpin Berdasarkan Shio, Kamu Cocok Jadi Pemimpin Tipe Apa?

16 Mei 2026

BPKB Elektronik Berlaku Tahun Depan, Balik Nama Sudah Digital

16 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

16 Mei 2026

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

14 Agustus 2025
Don't Miss
Tekno

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

By Indrawan29 Mei 20262

Jakarta — Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mengubah cara perusahaan bekerja. Berbagai…

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

29 Mei 2026

Mulai 1 Juli, Warga RI Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah

29 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com adalah media independen yang hadir dengan artikel dan berita kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami juga menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Pilihan kami

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

Tekno 29 Mei 2026

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

Sport 29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

Sport 29 Mei 2026
Terpopuler

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

Tekno 18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

Pilihan editor 23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

Sport 16 Mei 2026
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.