Close Menu
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertamina: Isu Pembatasan Pembelian Pertalite Mulai 1 Juni Tidak Benar

23 Mei 2026

PLN: 8,35 Juta Pelanggan Sumatera Sudah Kembali Dapat Listrik

23 Mei 2026

Listrik Padam Total di Sumatera, Ternyata Ini Penyebabnya

23 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 23 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
POJOKMETRO
Home»Pilihan editor»Mengapa Anak Perempuan yang “Fatherless” Sering Bertemu Pria yang Salah?
Pilihan editor 2 Mins Read14 Agustus 2025

Mengapa Anak Perempuan yang “Fatherless” Sering Bertemu Pria yang Salah?

IndrawanBy Indrawan14 Agustus 2025
Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn
Ilustrasi anak dan ayah.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Jakarta – Fenomena fatherless bisa berdampak pada kehidupan percintaan anak perempuan. Fatherless adalah kondisi ketika anak tidak mendapatkan peran ayah dalam hidupnya, baik secara fisik maupun psikologis.

Hal ini membuat sebagian anak perempuan yang fatherless, kerap kali menjalin hubungan dengan pasangan yang salah dan terjebak toxic relationship.

Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Menjawab pertanyaan tersebut, Founder Fatherman sekaligus praktisi parenting Islamic Ustadz Bendri mengungkap, bahwa perempuan fatherless tidak memiliki acuan figur laki-laki yang baik dari sang ayah.

“Salah satu alasan kenapa ada perempuan yang mendapatkan figur lelaki yang salah, karena dia tidak punya patokan lelaki yang baik dari sang ayah,” jelas Bendri dalam Podcast Kompas Lifestyle, Ruang Keluarga yang bertajuk ‘Fatherless Bikin Anak Mudah Jatuh Cinta pada Orang yang Salah’, Rabu (13/11/2024).

Ia menilai, kondisi ini bisa menjadi jebakan hidup bagi anak perempuan yang fatherless, terutama jika kondisinya sang ayah ada secara fisik, tapi sering bersikap kasar saat di rumah.

Kondisi tersebut akhirnya membuat anak perempuan tidak paham, bagaimana kriteria laki-laki yang baik. Alhasil, dirinya sering menormalisasi perlakuan yang kasar atau tidak baik dari pasangannya.

“Ini adalah life trap, kondisi di mana kita tidak punya referensi tentang sosok laki-laki yang baik, sehingga merasa lelaki yang cuek, kasar itu adalah sudah sewajarnya,” ujarnya.

Jebakan hidup ini akan membuat perempuan merasa canggung, ketika bertemu dengan sosok pria yang baik dan tulus, karena dirinya tidak terbiasa menerima dan melihat perlakuan baik dari pria.

“Alhasil kalau ketemu (pria) yang baik, biasanya dibilang ‘kamu terlalu baik untuk aku’, padahal bahasa sederhananya itu memang dia enggak biasa ketemu laki-laki baik, karena bapaknya tidak seperti itu,” tuturnya.

Oleh sebab itu, anak perempuan yang fatherless akhirnya tanpa disadari sering berujung ke dalam hubungan percintaan yang tidak sehat atau toxic relationship, karena terjebak kebiasaan yang sudah lama.

Itulah mengapa, sangat penting bagi para ayah untuk hadir menjadi figur suami sekaligus ayah yang baik di dalam keluarga, agar anak perempuan memiliki referensi yang baik dalam memilih pasangan.

(ind/kompas)

anak fatherless fenomena anak fatherless
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp LinkedIn

Related Posts

Studi Harvard Merilis RI Jadi Negara Nomor Satu, AS Kalah

14 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

22 Mei 2026

Wajib Pajak Tak Perlu Lapor SPT Mulai 2025, Begini Caranya!

11 November 2024
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

22 Mei 2026

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

14 Agustus 2025

Sejarah 4 Pulau Aceh Mendadak Masuk Sumut, Ini Aturan di UU 24 Tahun 1956

10 Mei 2026
Don't Miss
Peristiwa

Pertamina: Isu Pembatasan Pembelian Pertalite Mulai 1 Juni Tidak Benar

By Indrawan23 Mei 20260 Views

Jakarta — Pertamina Patra Niaga menyatakan informasi yang beredar di media sosial mengenai pembatasan pembelian…

PLN: 8,35 Juta Pelanggan Sumatera Sudah Kembali Dapat Listrik

23 Mei 2026

Listrik Padam Total di Sumatera, Ternyata Ini Penyebabnya

23 Mei 2026

Hotel Tidak Layak, Harry Kane Cs Bawa Kasur Bantal Sendiri

18 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com adalah media independen yang hadir dengan artikel dan berita yang kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami juga menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Pilihan kami

Pertamina: Isu Pembatasan Pembelian Pertalite Mulai 1 Juni Tidak Benar

23 Mei 2026

PLN: 8,35 Juta Pelanggan Sumatera Sudah Kembali Dapat Listrik

23 Mei 2026

Listrik Padam Total di Sumatera, Ternyata Ini Penyebabnya

23 Mei 2026
Terpopuler

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

22 Mei 2026

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

14 Agustus 2025
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.