Close Menu
  • Home
  • Headline
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Studi Harvard Merilis RI Jadi Negara Nomor Satu, AS Kalah

14 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

12 Mei 2026

Dedi Mulyadi Umumkan Mau Hapus Pajak Kendaraan, Diganti Jalan Berbayar

12 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Headline
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
POJOKMETRO
Home»Headline»Awas, 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Cepat Pikun
Headline 2 Mins Read

Awas, 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Cepat Pikun

IndrawanBy Indrawan4 Oktober 2024
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link
Ilustrasi mulai pikun. (istimewa)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Jakarta – Otak adalah organ yang memiliki fungsi sangat penting di dalam tubuh. Agar dapat bekerja dengan baik, organ ini butuh aliran darah yang lancar dan asupan nutrisi berkualitas.

Sebaliknya, kesehatan otak bisa terganggu jika seseorang terbiasa menjalani kebiasaan atau pola hidup yang kurang sehat. Dikutip dari Harvard Health Publishing, berikut kebiasaan yang perlu dihindari.

  1. Terlalu Banyak Duduk

Orang dewasa rata-rata duduk selama 6,5 jam per hari. Semua waktu yang dihabiskan di atas kursi ini dapat memengaruhi otak. Sebuah studi tahun 2018 di PLOS One menemukan bahwa terlalu banyak duduk dikaitkan dengan perubahan di bagian otak yang penting untuk memori.

Para peneliti menggunakan pemindaian MRI untuk melihat lobus temporal medial atau medial temporal lobe (MTL), wilayah otak yang membuat memori baru, pada orang berusia 45 hingga 75 tahun.

Mereka kemudian membandingkan pemindaian dengan jumlah jam rata-rata orang per hari yang duduk. Mereka yang duduk paling lama memiliki wilayah MTL yang lebih tipis. Menurut para peneliti, penipisan MTL dapat menjadi prekursor penurunan kognitif dan demensia atau pikun.

  1. Kurang Bersosialisasi

Kesepian dikaitkan dengan depresi dan risiko lebih tinggi terkena Alzheimer serta dapat mempercepat penurunan kognitif. Sebuah studi pada bulan Juli 2021 di The Journals of Gerontology: Series B, menemukan bahwa orang yang kurang aktif secara sosial kehilangan lebih banyak materi abu-abu otak, lapisan luar yang memproses informasi.

  1. Kurang Tidur

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sepertiga orang dewasa tidak mendapatkan waktu tidur yang direkomendasikan, yaitu tujuh hingga delapan jam.

Penelitian dalam jurnal Sleep edisi Desember 2018 menemukan bahwa keterampilan kognitif, seperti memori, penalaran, dan pemecahan masalah, menurun ketika orang tidur kurang dari tujuh jam per malam.

  1. Stres Kronis

Stres kronis dapat membunuh sel-sel otak dan mengecilkan korteks prefrontal, area yang bertanggung jawab untuk memori dan pembelajaran.

“Pemicu stres utama bagi orang dewasa yang lebih tua adalah pendekatan “cara saya atau cara lain” terhadap segala hal,” kata Rudolph Tanzi, direktur Genetics and Aging Research Unit dan wakil direktur McCance Center for Brain Health di Rumah Sakit Umum Massachusetts yang berafiliasi dengan Harvard.

“Pola pikir dengan harapan tinggi ini dapat memicu reaksi negatif yang meningkatkan tingkat stres setiap kali segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan Anda.”

(ind/bbs)

kebiasaan bikin pikun pikun
Indrawan
  • Website

Related Posts

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

12 Mei 2026

Fakta Menarik Final Liga Champions PSG Vs Arsenal

12 Mei 2026

BPKB Elektronik Berlaku Tahun Depan, Balik Nama Sudah Digital

12 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Mahasiswa KKNT UNA Edukasi UMKM, Pentingnya Rasa dan Kemasan Terhadap Nilai Jual Produk Olahan

29 September 20253 Mins Read

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

25 Mei 20252 Mins Read

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

31 Juli 20253 Mins Read

Sejarah 4 Pulau Aceh Mendadak Masuk Sumut, Ini Aturan di UU 24 Tahun 1956

15 Juni 20256 Mins Read
Don't Miss
Global

Studi Harvard Merilis RI Jadi Negara Nomor Satu, AS Kalah

By Indrawan14 Mei 20260

Jakarta — Indonesia tercatat menjadi negara dengan tingkat flourishing atau perkembangan hidup paling tinggi dalam…

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

12 Mei 2026

Dedi Mulyadi Umumkan Mau Hapus Pajak Kendaraan, Diganti Jalan Berbayar

12 Mei 2026

Fakta Menarik Final Liga Champions PSG Vs Arsenal

12 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com tampil dengan artikel yang kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp
Pilihan kami

Studi Harvard Merilis RI Jadi Negara Nomor Satu, AS Kalah

14 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

12 Mei 2026

Dedi Mulyadi Umumkan Mau Hapus Pajak Kendaraan, Diganti Jalan Berbayar

12 Mei 2026
Terpopuler

Mahasiswa KKNT UNA Edukasi UMKM, Pentingnya Rasa dan Kemasan Terhadap Nilai Jual Produk Olahan

29 September 2025

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

25 Mei 2025

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

31 Juli 2025
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.