Close Menu
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

29 Mei 2026

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

29 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 30 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
POJOKMETRO
Home»Headline»Awas Kolesterol! Kemenkes Ingatkan Konsumsi saat Idul Adha
Headline Lifestyle

Awas Kolesterol! Kemenkes Ingatkan Konsumsi saat Idul Adha

IndrawanBy Indrawan14 Agustus 2025
Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn
Ilustrasi makan daging saat Idul Adha.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

POJOKMETRO, Jakarta – Idul Adha tidak terlepas dari asupan makanan yang berlemak seperti olahan daging kurban dan bersantan. Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan imbauan, terutama untuk beberapa kelompok tertentu, saat mengonsumsi makanan yang berlemak.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan pemerintah telah menetapkan aturan terkait konsumsi gula, garam, lemak (GGL). Idealnya, asupan sehari-hari mencakup 4 sendok makan gula, 2 sendok teh garam, dan 5 sendok makan lemak.

Namun, menjelang Idul Adha biasanya akan banyak mengonsumsi makanan berlemak dan banyak garam. dr Nadia menyarankan untuk menyeimbangkan antara masuk dan keluarnya hal-hal yang dikonsumsi.

“Harus menyeimbangkan antara masuk dan keluarnya. Jadi, kalau makannya banyak garam, banyak lemak, banyak santan, besoknya jalan kaki atau olahraga,” terang dr Nadia dikutip dari detikcom, Sabtu (31/5/2025).

“Bukan nggak boleh sama sekali, tapi juga tidak boleh berlebihan, terutama bagi yang sudah punya penyakit komorbid,” lanjutnya.

Berdasarkan laporan cek kesehatan gratis (CKG) ada beberapa orang yang disarankan untuk mengurangi konsumsi lemak. Sebab, kelompok tertentu dapat memiliki risiko terhadap gangguan lemak.

Menurut dr Nadia, dilihat dari pasien yang mengalami hipertensi maupun diabetes melitus risikonya akan lebih tinggi. Hal ini dapat berdampak pada masalah jantung.

“Jadi pada orang dengan hipertensi dan diabetes melitus (DM), risiko untuk gangguan lemaknya itu pasti 60 persen ya kurang lebih. Pada orang yang punya diabetes melitusnya, itu kelainan EKG-nya antara 13-20 persen,” jelas dr Nadia.

“Yang punya gangguan ginjal juga sama, usia di bawah 59 tahun itu sekitar 65 persen, kalau lansia semakin tinggi risikonya menjadi 78 persen. Jadi, artinya kalau tambah usia dan mempunyai riwayat diabetes melitus dan hipertensi, pasti ada risiko kelainan jantung, kelainan ginjal, dan kemudian kelainan lemak, atau kolesterolnya jauh lebih tinggi pada usia di bawah 59 tahun,” sambungnya.

dr Nadia menyarankan untuk orang-orang dengan masalah hipertensi, diabetes melitus, yang usianya sekitar 40-59 tahun harus dijaga pola makannya. Hal ini agar terhindar dari risiko kena penyakit jantung, gagal ginjal sampai stroke. (wan/detik)

awas kolesterol saat idul adha makanan berbahaya saat idul adha
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp LinkedIn

Related Posts

‘Biang Kerok’ Gen-Z Mulai Keluhkan Tanda Awal Kerusakan Jantung

17 Mei 2026

Gaya Memimpin Berdasarkan Shio, Kamu Cocok Jadi Pemimpin Tipe Apa?

16 Mei 2026

Fakta Menarik Final Liga Champions PSG Vs Arsenal

12 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

16 Mei 2026

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

14 Agustus 2025
Don't Miss
Tekno

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

By Indrawan29 Mei 20262

Jakarta — Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mengubah cara perusahaan bekerja. Berbagai…

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

29 Mei 2026

Mulai 1 Juli, Warga RI Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah

29 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com adalah media independen yang hadir dengan artikel dan berita kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami juga menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Pilihan kami

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

Tekno 29 Mei 2026

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

Sport 29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

Sport 29 Mei 2026
Terpopuler

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

Tekno 18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

Pilihan editor 23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

Sport 16 Mei 2026
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.