Close Menu
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pendiri TikTok Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya Kedua di Asia, Ini Kisah Hidupnya

4 Juni 2026

3 Calon Kuat Juara MotoGP Hungaria 2026

4 Juni 2026

Marc Marquez: Lengan Saya Sudah Tak Mati Rasa

1 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 6 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
POJOKMETRO
Home»Sport»Kontroversi Wasit Indonesia Vs Bahrain, Dilaporkan PSSI ke FIFA
Sport

Kontroversi Wasit Indonesia Vs Bahrain, Dilaporkan PSSI ke FIFA

IndrawanBy Indrawan13 Mei 2025
Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn
Ahmed Al Kaf di laga Indonesia vs Bahrain. (istimewa)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Bahrain – Wasit Ahmed Al Kaf mendapat sorotan usai membuat keputusan kontroversial dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Indonesia vs Bahrain, Kamis (10/10/2024) malam.

Bahrain unggul lebih dulu berkat tendangan Mohamed Marhon. Untungnya, tim nasional (timnas) Indonesia membalas dengan gol dari Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick. Jelang akhir laga, wasit asal Oman itu tidak menghentikan pertandingan meski masa injury time selesai.

Akibatnya, Mohamed Marhoon kembali mencetak gol melalui tendangan pojok sehingga kedudukan berakhir imbang 2-2. Tak hanya itu, Ahmed Al Kaf mengeluarkan sejumlah keputusan kontroversial lain selama pertandingan Indonesia vs Bahrain sehingga dinilai mencurangi tim Merah Putih.

Lalu, apa saja kontroversi yang dibuat wasit Ahmed Al Kaf dalam laga Indonesia vs Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia?

  1. Mudah beri kartu ke Indonesia

Wasit Ahmed Al Kaf yang asal Oman itu dikenal mudah memberikan kartu pelanggaran dalam pertandingan yang dipimpinnya. Hal itu juga terlihat dalam laga Indonesia vs Bahrain. Namun, dia tampak lebih banyak memberikan pelanggaran bagi Indonesia daripada Bahrain.

Padahal, kontak fisik yang terjadi antarpemain cenderung minim. Dalam laga ini, Indonesia tercatat membuat 27 pelanggaran. Dua pelanggaran berbuah kartu kuning untuk Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen.

Pasukan Garuda juga membuat dua offside. Sebaliknya, Bahrain hanya memiliki sepuluh pelanggaran. Satu pelanggaran berbuah kartu kuning untuk Amine Benaddi. Padahal, ada momen-momen ketika Bahrain melanggar pemain Indonesia dengan keras tapi tidak dinyatakan sebagai pelanggaran.

Tak hanya pemain yang mendapat kartu, Al Kaf bahkan memberikan kartu merah kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji saat memprotes pertandingan yang belum berakhir meski injury time selesai.

  1. Tidak beri tendangan bebas

Selanjutnya, Al Kaf juga disorot karena tidak memberikan tendangan bebas kepada timnas Indonesia pada babak kedua. Padahal saat itu, Rafael Struick dilanggar pemain belakang Bahrain tepat di depan kotak penalti. Wasit Al Kaf hanya memberikan drop ball kepada timnas Indonesia.

Wasit beralasan, tendangan bebas tidak diperlukan karena bola mengenai Rafael saat dilanggar pemain lawan. Indonesia pun kehilangan peluang membuat gol.

  1. Tambah waktu melebihi injury time

Saat pertandingan mencapai menit ke-90, wasit memberikan tambahan waktu atau injury time selama enam menit. Itu berarti laga seharusnya usai pada menit ke-90+6. Namun, wasit tidak menghentikan laga tersebut meski waktu tambahan habis.
Akibatnya, Bahrain membuat gol pada menit 90+9 atau tiga menit lebih lama dari waktu pertandingan seharusnya berakhir. Selama babak tambahan waktu, tidak ada kejadian khusus yang membuat injury time dapat bertambah lebih dari waktu yang sudah ditetapkan.

Situasi ini memicu protes. Sebab, tim Merah Putih nyaris menang 2-1 atas Bahrain sebelum disamakan kedudukannya menjadi 2-2.

  1. Tidak cek VAR untuk Bahrain

Selain waktu yang bermasalah, gol penyama kedudukan pada menit ke-90+9 itu juga menimbulkan kontroversi. Sebab, gol itu dinyatakan sah meski wasit tidak mengecek VAR.

Al Kaf seharusnya memastikan gol terakhir yang dibuat Mohamed Marhoon sah atau tidak melalui VAR. Pengecekan diperlukan karena penyerang nomor 9 Bahrain, Husein Abdulkarim tampak mengalami offside sebelum Mohamed Marhoon menerima bola.

Pertandingan tersebut membuat Indonesia menempati peringkat kelima klasemen Grup C dengan torehan tiga poin dari tiga kali bermain imbang lawan Arab Saudi (1-1), Australia (0-0), dan Bahrain (1-1).

Atas kontroversi yang ada, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengajukan protes kepada AFC dan FIFA atas kepemimpinan wasit Indonesia vs Bahrain, Ahmed Al Kaf. “Ya, kita kirim surat protes,” kata Exco PSSI, Arya Sinulingga, Jumat (11/10/2024).

Dalam laga tersebut, banyak keputusan wasit yang dinilai kontroversi dan bisa diperdebatkan. PSSI pun kecewa dengan kepemimpinan Al Kaf.

Sementara itu, para pemain beserta ofisial pun perlu mengajukan protes kepada wasit. Sebab, keputusannya dinilai kontroversi. “Kita sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit. Seperti menambah waktu sampai Bahrain menciptakan gol,” imbuh Arya.

Usai pertandingan Indonesia vs Bahrain, Ketua Umum PSSI Erick Thohir berterimakasih atas perjuangan pasukan Shin Tae-yong. Erick berharap Indonesia akan memenangi laga keempat melawan China (15/10).

“Terima kasih untuk seluruh pemain telah memberikan yang terbaik. Semoga kita bisa meraih poin penuh di pertandingan berikutnya,” tulis mantan Presiden Inter Milan itu dalam sebuah unggahan di media sosial.

Dengan perolehan satu angka dari Bahrain, Indonesia melorot ke peringkat kelima klasemen Grup C. Indonesia mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan, tertinggal satu angka dari Bahrain (4), dan lebih baik daripada juru kunci China (nol).

(ind/bbs)

indonesia vs bahrain wasit Ahmed Al Kaf
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp LinkedIn

Related Posts

3 Calon Kuat Juara MotoGP Hungaria 2026

4 Juni 2026

Marc Marquez: Lengan Saya Sudah Tak Mati Rasa

1 Juni 2026

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

29 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

16 Mei 2026

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

14 Agustus 2025
Don't Miss
Profil

Pendiri TikTok Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya Kedua di Asia, Ini Kisah Hidupnya

By Indrawan4 Juni 20260

Jakarta — Pendiri TikTok, Zhang Yiming, menjadi orang terkaya kedua di Asia melampaui miliarder Mukesh…

3 Calon Kuat Juara MotoGP Hungaria 2026

4 Juni 2026

Marc Marquez: Lengan Saya Sudah Tak Mati Rasa

1 Juni 2026

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

29 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com adalah media independen yang hadir dengan artikel dan berita kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami juga menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Pilihan kami

Pendiri TikTok Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya Kedua di Asia, Ini Kisah Hidupnya

Profil 4 Juni 2026

3 Calon Kuat Juara MotoGP Hungaria 2026

Sport 4 Juni 2026

Marc Marquez: Lengan Saya Sudah Tak Mati Rasa

Sport 1 Juni 2026
Terpopuler

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

Tekno 18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

Pilihan editor 23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

Sport 16 Mei 2026
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.