Jakarta — Marc Marquez mendapat pujian tinggi dari General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna setelah memenangi MotoGP Hungaria 2026. Menurut Dall’Igna, kemenangan Marquez di Sirkuit Balaton Park lahir berkat manajemen balapan yang nyaris sempurna.
Marquez tampil impresif sepanjang akhir pekan di Hungaria. Setelah mendominasi Sprint Race, juara dunia bertahan itu kembali berjaya pada balapan utama Minggu (8/6).
Kemenangan tersebut terasa spesial karena menjadi kemenangan pertamanya musim ini, sekaligus diraih hanya dalam seri keduanya setelah kembali dari operasi bahu.
Padahal sebelum balapan dimulai, Marquez sempat mengaku kondisi fisiknya belum cukup ideal untuk melakoni balapan dengan intensitas penuh. Tapi pebalap Spanyol itu justru menunjukkan kematangan strategi saat balapan utama.
Sabar Menunggu Ban Bekerja
Berbeda dengan Sprint Race yang dipimpinnya sejak awal hingga finis, Marquez memilih pendekatan yang lebih sabar pada balapan utama. Menggunakan ban belakang medium, rider Ducati Lenovo itu tak terburu-buru menyerang Pedro Acosta yang memimpin balapan dengan ban belakang soft.
Marquez bertahan di belakang Acosta sepanjang paruh pertama lomba sambil menunggu performa bannya mencapai kondisi terbaik. Saat momen yang tepat tiba, Marquez melancarkan serangan.
Acosta sempat memberikan perlawanan, tetapi Marquez berhasil merebut posisi terdepan dan menjauh hingga finis dengan keunggulan sekitar 1,5 detik. Strategi itulah yang membuat Dall’Igna terkesan.
“Dalam balapan utama, dia mengelola lomba dengan nyaris sempurna. Waktu dan cara melakukan serangan sangat tepat,” tulis Dall’Igna dalam ulasannya di LinkedIn.
“Dia tidak memaksakan diri di awal balapan, menunggu ban belakang medium mencapai temperatur optimal sebelum membuat perbedaan pada paruh kedua lomba.”
Raih Kemenangan ke-100
Kemenangan di Balaton Park juga menjadi tonggak penting dalam karier Marquez. Dall’Igna menyebut pebalap berusia 33 tahun itu kini telah mengoleksi 100 kemenangan di MotoGP dan hanya berada di bawah Giacomo Agostini serta Valentino Rossi dalam daftar pebalap tersukses sepanjang masa.
“Marc mencetak angka 100. Seratus kemenangan di MotoGP. Di depannya sekarang hanya ada Agostini dan Rossi. Selamat!” ujar Dall’Igna.
Menurutnya, pencapaian tersebut terasa lebih istimewa karena menjadi bukti bahwa Marquez telah kembali ke performa terbaiknya setelah melewati masa sulit akibat cedera. “Akhir pekan ini menandai kembalinya seorang juara yang tidak pernah habis.”
Ducati Akhiri Puasa Kemenangan
Keberhasilan Marquez juga mengakhiri puasa kemenangan tim pabrikan Ducati. Dall’Igna menyebut kemenangan terakhir Ducati Lenovo sebelumnya diraih Francesco Bagnaia di MotoGP Jepang 2025. Hasil di Hungaria membawa Ducati Lenovo akhirnya kembali naik ke puncak podium.
“Marc menunjukkan kecepatan yang tak bisa ditandingi siapa pun sepanjang akhir pekan. Dia memaksimalkan pole position dan memenangi balapan dengan cara yang hanya bisa dilakukan olehnya,” kata Dall’Igna.
Kemenangan di Hungaria sekaligus menjadi kemenangan pertama Marquez sejak MotoGP Misano musim lalu dan mempertegas bahwa dirinya kembali menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
(wan/cnn)
