Close Menu
  • Home
  • Headline
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ini 5 Kesalahan saat Membeli Mobil Baru Pertama Kali

29 Agustus 2025

Remaja Bunuh Diri Usai Curhat ke ChatGPT: Alarm Keras bagi Pengguna

28 Agustus 2025

Sufmi Dasco Minta Masyarakat Tenang, Bisa Kembali Putar Lagu Tanpa Takut

22 Agustus 2025
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 31 Agustus 2025
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Headline
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
POJOKMETRO
Home»Headline»Netanyahu Tolak Gencatan Senjata, Serukan Perang Total dengan Lebanon
Headline 3 Mins Read

Netanyahu Tolak Gencatan Senjata, Serukan Perang Total dengan Lebanon

IndrawanBy Indrawan27 September 2024
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (istimewa)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tel Aviv – AS dan negara-negara besar dunia lainnya telah mendorong gencatan senjata selama 21 hari antara Israel dan Hizbullah. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah godokan proposal dari negara-negara tersebut dengan mengatakan operasi militer akan terus berlanjut dengan kekuatan penuh di Lebanon.

Sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan laporan tentang gencatan senjata itu “tidak benar”, dan secara terbuka menepis tekanan AS.

“Ini adalah usulan Amerika-Prancis yang bahkan belum ditanggapi oleh Perdana Menteri. Laporan tentang arahan yang dimaksudkan untuk meredakan pertempuran di utara adalah kebalikan dari kebenaran. Perdana Menteri telah memerintahkan IDF untuk terus bertempur dengan kekuatan penuh, sesuai dengan rencana yang disampaikan kepadanya,” kata kantor Netanyahu, dikutip dari Iran International, Jumat, 27 September 2024.

Ia mengatakan pertempuran di Gaza juga akan terus berlanjut hingga semua tujuan perang tercapai, yaitu pembubaran milisi Hamas yang didukung Iran, dan pengembalian 101 sandera yang masih ditawan.

Pada Rabu malam, 25 September 2024, Amerika Serikat, Prancis, dan sekutu lainnya merilis pernyataan bersama yang menyerukan gencatan senjata segera selama 21 hari di perbatasan Israel-Lebanon. Mereka juga sekaligus menyatakan dukungan untuk gencatan senjata di Gaza.

“Situasi antara Lebanon dan Israel sejak 8 Oktober 2023 tidak dapat ditoleransi dan menimbulkan risiko eskalasi regional yang lebih luas yang tidak dapat diterima,” kata pernyataan bersama tersebut.

Tidak hanya Netanyahu, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, juga membantah klaim gencatan senjata tersebut. “Tidak akan ada gencatan senjata di wilayah utara. Kami akan terus berjuang melawan organisasi teroris Hizbullah dengan sekuat tenaga hingga kemenangan dan warga di wilayah utara dapat kembali ke rumah mereka dengan selamat karena 63.000 warga Israel masih mengungsi.”

Pada hari Rabu, kepala staf Israel mengerahkan dua unit cadangan lagi, yang diyakini berjumlah 4.000 tentara, yang membicarakan kemungkinan invasi darat.

“Anda mendengar jet tempur di atas kepala; kami telah menyerang sepanjang hari. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan jalan bagi kemungkinan masuknya militer (ke Lebanon) dan untuk terus melemahkan Hizbollah,” ucap Jenderal Herzi Halevi kepada pasukannya.

“Artinya adalah bahwa sepatu bot militer Anda, sepatu bot manuver Anda, akan memasuki wilayah musuh. Masuknya Anda ke sana dengan kekuatan akan menunjukkan pada (Hizbullah) bagaimana rasanya bertemu dengan pasukan tempur profesional.”

Penolakan publik dari Israel pun muncul setelah tahun yang menegangkan dengan AS yang terus-menerus mendorong negara Yahudi itu menuju gencatan senjata dengan Hamas di Gaza dan mengancam akan menahan penjualan senjata.

Hal itu juga membuat hubungan antara sahabat lama Netanyahu dan Presiden AS Joe Biden yang akan lengser semakin tegang karena keduanya bertengkar mengenai tujuan perang sejak 7 Oktober, ketika Hamas menewaskan 1.100 warga sipil dan menyandera lebih dari 250 orang di Israel.

Proksi Iran yang paling kuat, Hizbullah, memulai pemboman hampir setiap hari terhadap Israel yang berpihak pada Hamas dan sejak itu telah mengirim lebih dari 8.000 proyektil ke utara Israel.

Akibatnya, puluhan ribu orang mengungsi. Serangan balasan telah menyebabkan lebih dari 100.000 orang mengungsi di Lebanon selatan dan sejak minggu lalu, sebanyak 100.000 orang lainnya telah melarikan diri saat Israel meningkatkan serangan militernya terhadap Hizbullah.

(ind/bbs)

israel hisbullah perang arab
Indrawan
  • Website

Related Posts

Kalender Pendidikan 2025: Jadwal Lengkap, Libur Sekolah, dan Perkiraan Tanggal Penting

14 Agustus 2025

5 Desa di Sei Rampah Diterjang Angin Puting Beliung, 4 Warga Terluka

13 Juli 2025

Awas! Ini 13 Merek Beras Oplosan Dijual Ke Masyarakat

13 Juli 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Sejarah 4 Pulau Aceh Mendadak Masuk Sumut, Ini Aturan di UU 24 Tahun 1956

15 Juni 20256 Mins Read

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

25 Mei 20252 Mins Read

Dulu Office Boy, Kini Menjelma Jadi Orang Terkaya Malaysia dan Dirikan Hotel Shangri-La

16 Mei 20253 Mins Read

Bareskrim Sita Puluhan Aset Kurir 38 Kg Sabu, Mobil-Tanah Hingga Senpi

25 Juli 20254 Mins Read
Don't Miss
Otomotif

Ini 5 Kesalahan saat Membeli Mobil Baru Pertama Kali

By Indrawan29 Agustus 20250

JAKARTA — Membeli mobil tentu jadi momen spesial dan menyenangkan bagi siapa saja, khususnya pembeli…

Remaja Bunuh Diri Usai Curhat ke ChatGPT: Alarm Keras bagi Pengguna

28 Agustus 2025

Sufmi Dasco Minta Masyarakat Tenang, Bisa Kembali Putar Lagu Tanpa Takut

22 Agustus 2025

Desertir Marinir TNI AL Satria Kumbara Luka Parah di Ukraina

22 Agustus 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com tampil dengan artikel yang kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp
Pilihan kami

Ini 5 Kesalahan saat Membeli Mobil Baru Pertama Kali

29 Agustus 2025

Remaja Bunuh Diri Usai Curhat ke ChatGPT: Alarm Keras bagi Pengguna

28 Agustus 2025

Sufmi Dasco Minta Masyarakat Tenang, Bisa Kembali Putar Lagu Tanpa Takut

22 Agustus 2025
Terpopuler

Sejarah 4 Pulau Aceh Mendadak Masuk Sumut, Ini Aturan di UU 24 Tahun 1956

15 Juni 2025

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

25 Mei 2025

Dulu Office Boy, Kini Menjelma Jadi Orang Terkaya Malaysia dan Dirikan Hotel Shangri-La

16 Mei 2025
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.