Close Menu
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ducati Ragu Marc Marquez Comeback di MotoGP Italia 2026!

16 Mei 2026

Gaya Memimpin Berdasarkan Shio, Kamu Cocok Jadi Pemimpin Tipe Apa?

16 Mei 2026

Studi Harvard Merilis RI Jadi Negara Nomor Satu, AS Kalah

14 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
POJOKMETRO
Home»Headline»Intelijen Rusia Bongkar Rencana Barat Bawa 100 Ribu Tentara ke Ukraina
Headline 2 Mins Read

Intelijen Rusia Bongkar Rencana Barat Bawa 100 Ribu Tentara ke Ukraina

IndrawanBy Indrawan30 November 2024
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Moskow – Barat pada dasarnya berencana menduduki Ukraina dan membekukan konflik dengan Rusia dengan mengerahkan puluhan ribu pasukan penjaga perdamaian ke negara itu, menurut Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR).

Dalam pernyataan pada hari Jumat (29/11/2024), badan mata-mata itu mengutip sumber intelijen yang mengatakan NATO semakin mendukung pembekuan permusuhan di sepanjang garis depan saat ini, karena blok militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dan Ukraina telah menyadari mereka gagal menimbulkan “kekalahan strategis” pada Rusia.

“Membekukan konflik akan memungkinkan Barat membangun kembali militer Ukraina yang hancur dan mempersiapkannya untuk upaya balas dendam,” tegas SVR.

Diklaim bahwa NATO telah mendirikan pusat pelatihan untuk memproses setidaknya satu juta wajib militer Ukraina. “Kemungkinan jeda juga akan membantu Barat memulihkan industri militer Kiev, yang telah secara teratur dihantam serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia,” ungkap SVR.

“Untuk menyelesaikan tugas-tugas ini, Barat pada dasarnya perlu menduduki Ukraina. Tentu saja, ini akan dilakukan dengan kedok pengerahan ‘kontingen penjaga perdamaian’ di negara itu… Menurut rencana, total 100.000 pasukan penjaga perdamaian akan dikerahkan di Ukraina,” ujar pernyataan SVR.

Menurut SVR, rencana itu juga akan melibatkan pembagian Ukraina menjadi empat zona pendudukan besar. Rumania akan mengambil alih pantai Laut Hitam, Polandia akan menguasai Ukraina Barat, dan Inggris akan menduduki wilayah utara, termasuk Kiev.

Bagian tengah dan timur negara itu akan diambil alih oleh Jerman, klaim badan Rusia tersebut. SVR juga menuduh Jerman berencana menghidupkan kembali praktik yang diterapkan rezim Nazi selama Perang Dunia II untuk “mengawasi” Ukraina.

“Secara khusus, Berlin ingin membuat pasukan pembunuh khusus yang terdiri dari para nasionalis Ukraina untuk menjaga ketertiban di wilayah yang diduduki,” ungkap pernyataan itu.

“Apakah Rusia membutuhkan opsi penyelesaian damai seperti itu? Jawabannya jelas,” tegas SVR.

Pernyataan itu muncul setelah surat kabar Prancis Le Monde melaporkan awal pekan ini bahwa Prancis dan Inggris telah “mengaktifkan kembali” diskusi tentang kemungkinan pengerahan pasukan di Ukraina.

Awal tahun ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan Barat tidak boleh mengesampingkan opsi ini untuk mengawasi Rusia, meskipun ada penolakan keras dari banyak sekutu NATO.

Moskow telah berulang kali mengisyaratkan penolakannya untuk membekukan konflik, dengan menegaskan semua tujuan operasi militernya, termasuk netralitas, demiliterisasi, dan denazifikasi Ukraina, harus dipenuhi.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov telah menekankan meskipun tidak ada konsensus di Uni Eropa tentang pengiriman pasukan ke Ukraina, “ada beberapa orang yang pemarah.”

(ind/bbs)

Perang Rusia-Ukraina rusia-NATO
Indrawan
  • Website

Related Posts

Fakta Menarik Final Liga Champions PSG Vs Arsenal

12 Mei 2026

5 Desa di Sei Rampah Diterjang Angin Puting Beliung, 4 Warga Terluka

13 Juli 2025

Awas! Ini 13 Merek Beras Oplosan Dijual Ke Masyarakat

13 Juli 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Mahasiswa KKNT UNA Edukasi UMKM, Pentingnya Rasa dan Kemasan Terhadap Nilai Jual Produk Olahan

29 September 20253 Mins Read

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

25 Mei 20252 Mins Read

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

31 Juli 20253 Mins Read

Sejarah 4 Pulau Aceh Mendadak Masuk Sumut, Ini Aturan di UU 24 Tahun 1956

15 Juni 20256 Mins Read
Don't Miss
Sport

Ducati Ragu Marc Marquez Comeback di MotoGP Italia 2026!

By Indrawan16 Mei 20261

Montmelo — Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengaku ragu Marc Marquez akan kembali pada…

Gaya Memimpin Berdasarkan Shio, Kamu Cocok Jadi Pemimpin Tipe Apa?

16 Mei 2026

Studi Harvard Merilis RI Jadi Negara Nomor Satu, AS Kalah

14 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

12 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com tampil dengan artikel yang kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp
Pilihan kami

Ducati Ragu Marc Marquez Comeback di MotoGP Italia 2026!

16 Mei 2026

Gaya Memimpin Berdasarkan Shio, Kamu Cocok Jadi Pemimpin Tipe Apa?

16 Mei 2026

Studi Harvard Merilis RI Jadi Negara Nomor Satu, AS Kalah

14 Mei 2026
Terpopuler

Mahasiswa KKNT UNA Edukasi UMKM, Pentingnya Rasa dan Kemasan Terhadap Nilai Jual Produk Olahan

29 September 2025

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

25 Mei 2025

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

31 Juli 2025
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.