Close Menu
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

29 Mei 2026

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

29 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 29 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Global
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
POJOKMETRO
Home»Bisnis»DNA dan Sperma di Tubuh Gadis Penjual Gorengan Milik Indra Dragon!
Bisnis Headline Peristiwa

DNA dan Sperma di Tubuh Gadis Penjual Gorengan Milik Indra Dragon!

IndrawanBy Indrawan15 Mei 2025
Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono. (istimewa)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Padang – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono, memastikan bahwa DNA dan sperma yang ada di tubuh gadis penjual gorengan, Nia Kurnia Sari (18) korban pemerkosaan dan pembunuhan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, milik tersangka Indra Septiarman (26). Pria yang dikenal sebagai Indra Dragon itu merupakan pelaku utama.

“Dari sisi DNA termasuk sperma. Dari keterangan tim forensik sudah identik, DNA dan sperma yang ada di tubuh korban adalah tersangka,” ujar Suharyono, Rabu (25/9/2024).

Katanya, itu adalah hasil pemeriksaan dan uji laboratorium forensik yang dilakukan tim forensik terhadap sperma yang ditemukan di korban. “Hal ini juga menguatkan kemungkinan tersangka hanya satu orang,” ujarnya.

Namun, kata Kapolda, meski demikian, penyidik terus melakukan pengembangan dalam penyidikan, agar kasus ini benar-benar terungkap. Selain itu, pihaknya akan terus bekerja guna memastikan kemungkinan dugaan adanya pelaku lainnya.

“Tapi kami tetap kembangkan dugaan pelaku lainnya. Dan kami masih menduga kuat, dari kesaksian, pengakuan tersangka dan barang bukti, baru satu orang tersangka,” kayanya.

Pengembangan yang dilakukan ini, untuk mengetahui pasti ada dugaan keterlibatan orang lain dalam hal membantu tersangka dalam pelariannya, baik itu soal kemungkinan membantu memberikan logistik hingga menyembunyikan tersangka.

“Tapi kami tetap kembangkan dugaan pelaku lainnya,” ujarnya.

Sampai saat ini, kata Suharyono, tim gabungan masih terus mencari bukti-bukti baru dalam kasus meninggalnya Nia. “Tim kita juga sudah mendapatkan cangkul dan celana panjang korban warna hitam yang tersangkut di sungai kecil,” katanya.

Cangkul itu dicuri dari salah satu rumah warga, dipakai untuk mengubur korban, kemudian cangkul itu dibuang ke hutan untuk menghilangkan jejak.

Kronologi Pemerkosaan dan Pembunuhan

Sebelum peristiwa tragis menimpa Nia, korban dan tersangka sempat berinteraksi di sebuah surau. Tersangka tengah duduk bersama tiga rekannya. Sementara kondisi sore itu sedang hujan dan mereka memanggil korban untuk membeli gorengan.

“Setelah itu, tersangka berpisah dengan tiga rekannya. Dan saat korban hendak berjalan pulang, tersangka yang hanya berjarak 200 meter terbesit untuk melakukan pemerkosaan,” kata Suharyono, Jumat 20 September 2024.

Korban langsung disekap tersangka dan diikat pada bagian kaki dan tangannya. Saat itu, korban tidak lagi bergerak dan tak diketahui pingsan atau meninggal dunia.

“Tersangka kemudian melakukan pemerkosaan kepada korban,” ujarnya.

Penangkapan Indra Dragon

Polisi menangkap Indra Dragon di daerah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat di pondok daerah perkebunan milik warga saat bersembunyi di atas loteng.

Penangkapan berawal saat polisi menemukan jejak tersangka sekitar pukul 15,00 WIB. Indra Dragon terendus bersembunyi di atas loteng pondok kebun warga. Polisi langsung bergerak menangkap pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Setelah tertangkap, Indra Dragon mengakui perbuatannya telah membunuh dan memperkosa korban.

Indra Dragon terancam hukuman mati terkait kasus pembunuhan disertai pemerkosaan gadis penjual gorengan, Nia Kurnia Sari. Hal ini menyusul perkembangan terbaru penyidikan yang dilakukan kepolisian dalam perkara tersebut.

Polisi membuka peluang menjerat Indra Dragon dengan Pasal 340 KUHPidana. Adapun bunyi dari pasal itu yakni, ‘barang siapa dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun’.

“Ada kemungkinan pelaku diterapkan pasal perencanaan,” kata Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, Selasa (24/9/2024).

Menurut Faisol, jeratan pembunuhan berencana tersebut, setelah ditemukannya barang bukti berupa cangkul dalam perkara tersebut. Diduga kuat, pacul itu yang digunakan oleh Indra Dragon untuk mengubur hidup-hidup gadis penjual gorengan.

Barang bukti cangkul itu sendiri berdasarkan pengakuan dari Indra Dragon. Polisi pun bergerak ke lokasi kejadian. Dan benar saja, cangkul itu ditemukan sekira 400 meter dari pelaku mengubur gadis penjual gorengan.

“Cangkul ini kata tersangka ia dapati di sebuah pondok kosong sebelum memakamkan korban,” ujar Faisol.

Sehabis digunakan, cangkul tersebut dibuang oleh tersangka saat sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.

Selain cangkul, polisi juga menyita barang bukti penting lainnya, yakni celana yang dikenakan oleh gadis penjual gorengan. Cangkul dan celana pun menjadi saksi bisu dari kasus tersebut.

Barang bukti itu akan menjadi dasar kuat penyidik kepolisian dalam melakukan konstruksi hukum pada perkara pembunuhan gadis penjual gorengan.

Celana korban ditemukan pihak kepolisian, berjarak 1,5 kilometer dari lokasi penguburan korban. Celana tersebut dibuang IS ke sungai, lalu ditemukan dalam kondisi tersangkut di pohon.

(ind/bbs)

indra dragon pembunuhan nia kurnia sari
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp LinkedIn

Related Posts

Aturan E-Commerce Selesai Pekan Ini, Platform Wajib Transparan Soal Biaya

26 Mei 2026

Pertamina: Isu Pembatasan Pembelian Pertalite Mulai 1 Juni Tidak Benar

25 Mei 2026

PLN: 8,35 Juta Pelanggan Sumatera Sudah Kembali Dapat Listrik

25 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

16 Mei 2026

Dua Bulan Dinikahi Maxime Bouttier, Luna Maya Belum Mau Hamil, Ini Alasannya

14 Agustus 2025
Don't Miss
Tekno

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

By Indrawan29 Mei 20260

Jakarta — Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mengubah cara perusahaan bekerja. Berbagai…

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

29 Mei 2026

Mulai 1 Juli, Warga RI Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah

29 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com adalah media independen yang hadir dengan artikel dan berita kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami juga menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Pilihan kami

Wajib Baca, 5 Skill yang Bisa Bikin Karier Tetap Aman di Era AI

Tekno 29 Mei 2026

MotoGP Italia 2026: Marc Marquez Fokus Menang di Mugello, Bukan Kejar Gelar

Sport 29 Mei 2026

Breaking News: Marc Marquez Lolos Tes Medis, Siap Tempur di MotoGP Italia 2026!

Sport 29 Mei 2026
Terpopuler

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

Tekno 18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

Pilihan editor 23 Mei 2026

Megawati Resmi Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Berapa Gajinya?

Sport 16 Mei 2026
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.