Close Menu
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
  • Global

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Megawati Tiba di Korea, Segera Gabung Hillstate: Deg-degan Seperti Awal ke Sini

10 Juli 2026

Jampidsus Akui Rumah di Sentul TKP Brankas Isi 74 Kg Emas dan Rp 282,4 Miliar Miliknya

10 Juli 2026

Mbappe Ukir 5 Rekor Sekaligus usai Prancis Singkirkan Maroko di Piala Dunia 2026

10 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 14 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
POJOKMETRO
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tekno
  • Viral
  • Sport
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Profil
  • Global
POJOKMETRO
Home»Peristiwa»Fakta-fakta Baru Usai Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Sumbar Ditangkap
Peristiwa

Fakta-fakta Baru Usai Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Sumbar Ditangkap

IndrawanBy Indrawan22 September 2024
Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn
Indra Septiawan pelaku pembunuhan remaja penjual gorengan Nia Kurnia Sari (istimewa)
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Jakarta – Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan bernama Nia Kurnia Sari (18) di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), yakni Indra Septiawan (26), telah ditangkap. Terkini, polisi mengungkap sejumlah fakta baru terkait kasus tersebut.

Seperti diketahui, Nia, gadis penjual gorengan keliling di Padang Pariaman, Sumbar ditemukan tewas terkubur dalam kondisi telanjang dengan tangan terikat. Remaja 18 tahun itu menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan oleh seorang pria 26 tahun, Indra.

Korban Nia ditemukan tewas pada Minggu (8/9). Polisi pun menetapkan Indra sebagai tersangka pembunuhan pada Senin (16/9). Dan setelah dilakukan pencarian selama beberapa hari, akhirnya pada Kamis (19/9), tersangka Indra bisa ditangkap.

Berikut rangkuman sederet fakta terkini setelah pembunuh dan pemerkosa gadis penjual gorengan di Sumbar ditangkap oleh polisi:

Tersangka Sempat Beli Gorengan Korban

Polisi mengungkapkan, tersangka Indra bersama tiga rekannya sempat membeli gorengan korban Nia pada saat hari kejadian. Dan saat itulah muncul niat jahat tersangka untuk memerkosa korban.

“Pada saat hari kejadian, korban menjualkan gorengan ke rumah-rumah. Saat itu Tersangka bersama tiga orang rekannya membeli gorengan korban. Di saat itu muncul niat Tersangka untuk memerkosa,” kata Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Suharyono dilansir detikSumut, Jumat (20/9/2024).

Tersangka kemudian berpisah dengan tiga rekannya dan mengikuti korban lalu menghadang korban yang hendak pulang ke rumah. Di situ pelaku sudah mempersiapkan tali rafia untuk menyekap korban.

“Pelaku ini mengikuti dan menghadang korban di salah satu tempat. Dan juga niat pidana (perkosa) itu terjadi. Saat itu korban disekap, dan mulut ditutup oleh Tersangka dan dibawa di atas bukit,” ungkapnya.

Perkosa-Bunuh dan Kubur Korban di Bukit

Di atas bukit itulah tersangka melakukan aksi bejatnya. Tersangka Indra memerkosa korban Nia dan menutup mulut korban hingga kehabisan napas.

“Saat korban disekap dan diperkosa, mulut korban ditutup oleh Tersangka. Diduga korban kehabisan napas saat mulut ditutup itu,” jelasnya.

Usai memerkosa korban, dan mendapati korban tewas, tersangka menyeret korban berjarak 300 meter dari lokasi pemerkosaan dan menguburkannya dengan kedalaman 1 meter. Luka di tubuh korban dugaan dari seretan itu.

“Setelah korban ini dilihatnya sudah tidak sadarkan diri. Dia membawa korban berjarak 300 meter dari atas bukit untuk di kuburkan. Kedalaman tanah untuk di kuburkan itu sedalam 1 meter. Sementara keterangan awal pelaku, dia hanya berniat memerkosa, bukan untuk membunuh korban,” ungkapnya.

Tersangka Seorang Residivis Sejak 2013

Polisi mengatakan, tersangka Indra memiliki latar belakang residivis. Hal ini menurut Kapolda Sumbar membuat polisi sulit menangkapnya.

“Perlu kami sampaikan, bahwa profil tersangka ini adalah seorang residivis yang tahun 2013 pernah berurusan dengan pihak kepolisian terkait pencabulan. Dan tahun 2017 berkaitan dengan peristiwa pidana berkaitan narkoba,” kata Kapolda Sumbar Irjen Suharyono.

“Sebenarnya tersangka ini bukan orang sembarangan. Sehingga itulah pencarian 10 hari itu cukup sulit. Dengan kebesaran Allah dan juga ketelitian dan kesabaran para penyidik dan tim gabungan akhirnya menemukan tersangka,” sambungnya.

Tersangka Berbekal Rp200 ribu selama Buron

Selama pelariannya dari polisi, tersangka Indra membawa uang Rp 200 ribu untuk menjadi bekal memenuhi logistiknya selama menjadi buronan. Kapolda Sumbar menduga tersangka masih bisa membeli logistik dengan uang sebanyak itu kepada pedagang.

“Tersangka ini juga tukang listrik, dan pasti punya upah dan gaji. Uang yang dia bawa terakhir melakukan pelarian itu Rp 200 ribu. Uang itulah yang digunakannya untuk membeli logistiknya. Itu sesuai pengakuan tersangka,” kata Kapolda Sumbar Irjen Suharyono.

Sementara selama pelarian, tersangka menurutnya berpindah-pindah tempat di daerah Kecamatan Kayu Tanam dengan cara keluar maksud hutan. Karena saat itu tersangka menurutnya menguasai medan pelarian.

Tersangka Ngaku Tak Berniat Bunuh Korban

Tersangka Indra mengaku tak berniat membunuh Nia, hanya ingin memerkosa. “Jawaban dari Tersangka, bahwasanya yang bersangkutan hanya ingin memerkosa. Bahkan tidak ada niat untuk membunuh,” katanya.

Dari pengakuannya, tersangka tidak mengetahui apakah korban dalam kondisi hidup atau sudah meninggal saat dikubur. Kapolda Sumbar menyebut hal itu akan terungkap dari keterangan ahli forensik.

“Dugaan kuatnya sudah meninggal. Tapi nanti ahli forensik yang akan menyampaikan hasil dari autopsinya. Nanti disampaikan ahli forensik di rilis selanjutnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suharyono mengatakan Indra saat dites urine negatif menggunakan narkoba. Meski sebelumnya saat pengejaran polisi menemukan tas tersangka yang di dalamnya ada alat hisap sabu.

“Tas dan sandal yang tertinggal di situ ada alat isap narkoba. Jadi karena itu penyidik melakukan tes urine ke Tersangka, tapi memang hasilnya negatif,” ungkapnya.

(ind/bbs)

indra kayu tanam nia kurnia sari
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp LinkedIn

Related Posts

Jampidsus Akui Rumah di Sentul TKP Brankas Isi 74 Kg Emas dan Rp 282,4 Miliar Miliknya

10 Juli 2026

3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar, Termasuk Hiburan dan Barang Mewah

3 Juli 2026

Respons YTR Wanita Korban Penyekapan 3 Tahun Usai Taufik Hidayat Ditangkap

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Triliuner Ini Tinggal di Rumah 37 Meter Persegi, Ini Penampakannya

15 Juni 2026

H Afrijon Ponggok, Sosok Komunikator Strategis, Pemimpin Korporasi dan Penggerak Sosial

13 Juni 2026

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

18 Mei 2026

Jangan Heran Lihat Mobil Pakai Pelat Nomor Hijau, Ini Artinya

23 Mei 2026
Don't Miss
Sport

Megawati Tiba di Korea, Segera Gabung Hillstate: Deg-degan Seperti Awal ke Sini

10 Juli 2026

Seoul — Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi telah tiba di Korea Selatan pada Jumat…

Jampidsus Akui Rumah di Sentul TKP Brankas Isi 74 Kg Emas dan Rp 282,4 Miliar Miliknya

10 Juli 2026

Mbappe Ukir 5 Rekor Sekaligus usai Prancis Singkirkan Maroko di Piala Dunia 2026

10 Juli 2026

3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar, Termasuk Hiburan dan Barang Mewah

3 Juli 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
Tentang Kami

Pojokmetro.com adalah media independen yang hadir dengan artikel dan berita kredibel dan update. Kami menyajikan informasi yang berguna bagi anda

Kami juga menerima partner di dunia digital

Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Pilihan kami

Megawati Tiba di Korea, Segera Gabung Hillstate: Deg-degan Seperti Awal ke Sini

Sport 10 Juli 2026

Jampidsus Akui Rumah di Sentul TKP Brankas Isi 74 Kg Emas dan Rp 282,4 Miliar Miliknya

Peristiwa 10 Juli 2026

Mbappe Ukir 5 Rekor Sekaligus usai Prancis Singkirkan Maroko di Piala Dunia 2026

Sport 10 Juli 2026
Terpopuler

Triliuner Ini Tinggal di Rumah 37 Meter Persegi, Ini Penampakannya

Profil 15 Juni 2026

H Afrijon Ponggok, Sosok Komunikator Strategis, Pemimpin Korporasi dan Penggerak Sosial

Profil 13 Juni 2026

Awas! Pencuri Password Merajalela di Indonesia

Tekno 18 Mei 2026
Copyright @ 2025 pojokmetro.com. All right reserved
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.