Jumat, Mei 24, 2024
Google search engine
BerandaStyleTak Perlu 10 Ribu Langkah Sehari, Ini Kunci Sehat dan Panjang Umur

Tak Perlu 10 Ribu Langkah Sehari, Ini Kunci Sehat dan Panjang Umur

Jakarta – Berjalan kaki setidaknya 10 ribu langkah sehari dianggap sebagai salah satu kunci panjang umur. Berjalan kaki termasuk aktivitas fisik yang memang telah terbukti membawa manfaat besar untuk kesehatan.

Tapi tak perlu berjalan kaki 10 ribu langkah sehari jika ingin hidup sehat dan panjang umur. Berjalan minimal 30 menit sehari juga bisa menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas hidup seseorang yang berdampak kepada kesehatan secara keseluruhan.

Ahli kesehatan di Mighty Health Lindsay Tullis mengatakan gerakan yang konsisten seperti berjalan kaki meningkatkan daya tahan dan kebugaran kardiovaskular, mengurangi risiko terjatuh dengan memperkuat otot dan meningkatkan keseimbangan, serta membantu mengurangi dan memperbaiki penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

“Ketika seseorang berjalan selama 30 menit setiap hari, sistem kardiovaskular beradaptasi dan membaik. Memasukkan jalan cepat ke dalam rutinitas Anda akan semakin meningkatkan manfaatnya. Ini membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik dan mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung atau stroke,” kata Lindsay kepada Very Well Fit.

Selain itu menurut penelitian, jalan kaki meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental dengan menurunkan stres dan menangkal efek kecemasan dan depresi. Jalan kaki juga meningkatkan suasana hati secara keseluruhan dengan meningkatkan aliran darah ke otak.

Berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, terutama di luar ruangan, memiliki efek kuat pada fungsi otak, termasuk peningkatan rentang perhatian, memori dan fokus. Kebiasaan berjalan kaki juga mengurangi kelelahan mental dan kelelahan.

Selain itu penelitian lain mengamati bahwa setiap interval 30 menit aktivitas fisik intensitas ringan, seperti melakukan pekerjaan rumah tangga atau berjalan santai, dikaitkan dengan risiko kematian akibat sebab apa pun yang 20 persen lebih rendah. Sebaliknya, setiap 30 menit tambahan aktivitas duduk dikaitkan dengan risiko 32 persen lebih tinggi untuk meninggal karena sebab apa pun. (detikcom)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments