Jakarta — Bos Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Valentino Rossi, was-was karena para pesaing Ducati mulai bangkit di MotoGP 2026. Sebagai bos tim satelit, Valen Rossi merasakan perbedaan persaingan musim ini dengan sebelumnya.
Ajang MotoGP 2026 memasuki seri balapan keenam. Para pembalap bersaing di balapan sprint dan utama yang digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol pada 16-17 Mei 2026.
Aprilia Racing dengan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin berhasil memenangkan empat seri balapan utama sebelumnya. Ducati hanya memenangkan satu seri balapan setelah Alex Marquez juara di Sirkuit Jerez pada 24 April 2026.
Dominasi itu membuat Marco Bezzecchi memuncaki klasemen dengan koleksi 129 poin. Pembalap Italia itu disusul Jorge Martin dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).
Valentino Rossi turut merasakan perbedaan musim ini dengan tahun lalu. The Doctor -julukan Valentino Rossi- mengakui, para pesaing mulai memberikan ancaman kepada Ducati.
“Perbedaan besar dibandingkan tahun lalu adalah Ducati memiliki keunggulan yang jelas, terutama di balapan awal. Namun sekarang, semua motor sangat mirip,” kata Valentino Rossi, Okezone dari Motosan, Minggu (17/5/2026).
“Saya merasa semua orang telah membuat langkah besar ke depan dalam hal elektronik, terutama dalam respons gas dan di tikungan panjang. Bahkan motor lain pun lebih bersih dan lebih halus untuk dikendarai: seolah olah pabrikan lain telah mengejar ketertinggalan dengan Ducati dalam hal ini,” sambung juara dunia tujuh kali kelas premier ini.
Belum lagi duo Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, yang masih angin-anginan. Ducati Lenovo bahkan harus menderita lebih perih lagi karena Marc Marquez mengalami cedera dan absen dari dua seri balapan.
Sementara itu, performa apik dari Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) menuai pujian dari Rossi. Tujuh kali juara MotoGP itu merasa tidak ragu memperpanjang kontrak Fabio Diggia -sapaan akrab Fabio Di Giannantonio.
“Kami sangat senang dengan pekerjaan yang telah kami lakukan bersama Di Giannantonio. Ketika kami memulai bersama, dia masih menunggang kuda tanpa pelana, dan tahun demi tahun kami telah tumbuh bersama, hingga melihatnya begitu kompetitif saat ini,” tutur Valentino Rossi.
“Tentu saja, ada risiko bahwa dia mungkin pergi, dan kami akan sedih, tetapi kami bangga dengan kemajuan yang telah kami capai. Ke depannya, kami ingin mempertahankan setidaknya satu pembalap Italia di tim, karena tim kami selalu tumbuh bersama pembalap Italia. Ada beberapa pilihan, tetapi belum ada yang diputuskan,” tegas kakak dari Luca Marini ini.
Namun, Ducati mulai menunjukkan taring di MotoGP Catalunya 2026. Alex Marquez keluar sebagai juara sprint race MotoGP Catalunya 2026 setelah menang dramatis atas Pedro Acosta.
(wan/bbs)
